4 Cara sehat memasak sayuran agar tetap hijau

4 Cara sehat memasak sayuran agar tetap hijau

Memasak sayuran – Salah satu metode untuk merasakan sayuran yakni dengan memasaknya lebih-lebih dulu. Ya, memasak membuat sayuran menjadi lebih nikmat untuk dirasakan. Sedangkan, mungkin sebagian sayuran lebih nikmat disantap mentah-mentah atau sebagai lalapan. Pemasakan sayuran memang memberi manfaat, tapi dibalik itu juga dapat merugikan.

Dikatakan merugikan karena panas yang dihasilkan saat memasak sayuran dapat menghilangkan gizi yang terkandung dalam sayuran, lebih-lebih vitamin dan mineralnya. Beberapa vitamin memang diketahui tak bendung terhadap panas, seperti vitamin C dan vitamin B. Kedua vitamin ini termasuk ke dalam vitamin larut air yang juga dapat larut bersama air pada progres pemasakan.

Bagaimana metode memasak sayuran tetap sehat?

Terdapat banyak metode dalam memasak sayuran, mulai dari perebusan, pengukusan, sampai menumis sayuran dengan sedikit minyak. Masing-masing metode memasak ini tentu memiliki efek yang berbeda-beda terhadap sayuran.

memasak sayuran
Beberapa tips memasak agar gizi dalam sayuran tak hilang seperti :

1. Cuci sayuran dengan air mengalir, jangan direndam

Sebelum memasak sayuran, Anda perlu mencucinya lebih-lebih dulu. Mencuci sayuran bermanfaat untuk menghilangkan kuman, kuman, ataupun pestisida yang melekat pada sayuran. Cuci sayuran pada air mengalir dan jangan pernah mencoba untuk merendamnya. Merendam sayuran cuma akan membuat kandungan nutrisinya sirna, seperti vitamin C. Perlu diketahui bahwa vitamin C sungguh-sungguh rentan terhadap panas, air, dan udara.

2. Potong sayuran dalam wujud besar-besar

Untuk sayuran yang banyak mengandung vitamin larut air, seperti vitamin C, potonglah sayuran dalam wujud besar atau Anda juga dapat memasaknya dalam wujud yang utuh. Hal ini berfungsi agar tak banyak kandungan gizi yang sirna selama progres pemasakan. Semakin kecil potongan sayuran, kian banyak gizi yang dapat sirna saat progres pemasakan.

Apabila Anda berkeinginan menerima potongan sayuran yang lebih kecil, Anda dapat memotongnya lagi setelah selesai dimasak. Sebagai figur, Anda dapat merebus kentang utuh dengan kulitnya, kulit kentang juga mengandung gizi yang banyak sehingga sayang untuk dibuang. Kemudian, setelah selesai direbus, Anda dapat memotong kentang menjadi komponen yang lebih kecil agar gampang untuk dimakan.

3. Jaga waktu, suhu, dan air saat memasak

Pada saat memasak, sebaiknya Anda amati waktu, suhu, dan juga jumlah air minimum yang diterapkan untuk memasak. Waktu masak yang terlalu lama, suhu yang terlalu tinggi, dan jumlah cairan yang terlalu banyak dapat membuat kian banyak gizi yang sirna pada sayuran. Semakin sedikit air yang diterapkan untuk memasak, kian banyak gizi yang dapat dipertahankan, lebih-lebih untuk sayuran yang mengandung vitamin larut air.

Oleh karena itu, direkomendasikan untuk memasak sayuran, lebih-lebih yang mengandung vitamin larut air (seperti vitamin C dan vitamin B)- dengan metode dikukus, metode ini rupanya paling baik. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa brokoli yang dimasak dengan metode dikukus dapat mempertahankan kandungan vitamin C-nya sampai 80%, ketimbang dimasak dengan metode lain.

4. Pilih metode memasak yang pantas

Dengan mengaplikasikan metode memasak yang pas, Anda dapat mengurangi jumlah gizi yang sirna karena progres pemasakan. Sehingga, Anda konsisten menerima gizi optimal dalam sayuran yang Anda makan.

  • Menumis

Sistem pertama yakni menumis, salah satu metode kencang memasak sayur di atas penggorengan pipih dengan sedikit minyak sayur. Di atas wajan melengkung malahan resmi. Tapi ingatlah, saat Bunda memasak sayur dengan minyak, vitamin larut dalam lemak mungkin usai bersama minyak. Ada bagusnya jangan anda buang minyak hal yang demikian.

  • Memanggang

Kiat yang kedua yakni memanggang, kulit sayuran akan menjaga sebagian besar poin gizi dalam sayur. Dikala memanggang, sayuran harus disertai kandungan air tinggi agar tak mengering. Sayuran dari akar-akaran yakni yang macam terbaik untuk dipanggang, seperti kentang, bawang, atau tomat.

  • Memasak Tanpa Air

Sedangkan yang ketiga yakni tips memasak tanpa air, metode ini umumnya memerlukan tiga sampai lima menit. Sistem ini baik untuk sayur-sayuran berdaun hijau dengan mengandalkan air yang melekat pada daun setelah sayuran dicuci.

  • Mengukus

Sistem keempat yakni mengukus, metode terbaik untuk mengolah bahan sayuran yakni dengan mengukusnya. Sistem ini dapat mempertahankan gizi dan mematangkan sayur dalam waktu singkat.

  • Presto

Kiat kelima yakni memasak dengan metode presto, memasak sayur dalam tekanan tinggi akan menyingkat waktu memasak sehingga dapat menyimpan gizi. Kendalanya, kalau Bunda terlalu lama, biarpun dalam periode singkat, sayur akan berubah menjadi lembek.

Apalagi semua sayur memiliki tekstur dan kepadatan berbeda, sehingga pastikan macam sayur dan periode yang pas kalau panci tekanan tinggi menjadi opsi anda. Selama dapat, hindari memasak sayuran dengan presto karena sayuran akan berubah menjadi lembek.

  • Merebus

Sistem terakhir yakni tips memasak sayuran dengan merebusnya, sebetulnya metode ini sungguh-sungguh tak direkomendasikan karena dengan merebus vitamin pada sayuran akan kencang berkurang. Apabila Bunda harus mengaplikasikan metode ini, tambahkan sayur cuma setelah air mulai mendidih dan masaklah sesingkat mungkin.

direkomendasikan dalam merebus biarkan air mendidih selama kurang lebih dua menit sampai oksigen berkurang. Oksigen dalam airlah yang menyebabkan vitamin C dalam sayur menguap. untuk tak dan jangan pernah merebus seketika sayur yang ditempatkan dalam air dingin. Itu cuma akan mengurangi kadar vitamin C, 10 sampai 12 kali lipat.

Nah itulah sebagian metode memasak sayuran sehat dengan baik dan benar. Bagi anda yang sedang belajar memasak sebaiknya baca artikel diatas. Bukan cuma itu saja kami memberi rekomendasi perfect10cooking.id untuk ada dalam memecahkan menyiapkan bahan yang dibutuhkan untuk memasak. Sehingga praktis menghemat waktu anda. Tunggu apalagi buruan pesan sekarang juga ya!

Tinggalkan Balasan