Berikut Regulasi Terkini untuk Anda yang Ingin Melakukan Bepergian

Seiring meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia, pemerintah memperketat aturan untuk bepergian dalam negeri. Melalui Satgas Penanganan Covid-19 aturan ini tertuang dalam SE Satgas No.01 Tahun 2021 perihal ketetapan perjalanan orang dalam negeri di masa pandemi Covid-19.

Tata Tertib ini pun berlaku sejak 09 Januari sampai 25 Januari 2021. Tata Tertib ini didasarkan pada peningkatan penularan Covid-19 yang masih tinggi dengan ditandai oleh positivity rate, penambahan kasus positif secara Nasional.

Tata Tertib ini berlaku untuk semua kendaraan pribadi maupun umum, baik darat, laut dan udara termasuk perkeretaapian.

Dalam SE Satgas No. 01 Tahun 2021 juga terdapat aturan terkini dan masa berlaku hasil PCR dan uji antigen untuk perjalanan via moda transportasi darat, laut dan udara. Berikut aturan :

a. Tiap-tiap individu yang melakukan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada persyaratan dan ketetapan yang berlaku.

b. Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara mesti memperlihatkan surat keterangan hasil negatif test RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Untuk moda transportasi darat atau laut, pribadi maupun umum, semestinya memperlihatkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau non reaktif rapid test antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan.

c. Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar Provinsi/Kab/Kota), pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara mesti memperlihatkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut dan kereta api antarkota mesti memperlihatkan keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR atau nonreaktif rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;

d. Untuk perjalanan ke tempat lainnya, pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara mesti memperlihatkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 3 x 24 jam atau rapid test antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara untuk pengguna moda transportasi laut, mesti memperlihatkan keterangan hasil negatif menggunakan percobaan RT-PCR atau rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatannya.

Untuk perjalanan di dalam maupun luar pulau jawa baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum dihimbau untuk melaksanakan test rapid antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Di Dalam surat itu menjelaskan juga jikalau penumpang telah menyerahkan bukti negatif test PCR dan rapid antigen tapi menunjukkan gejala covid-19 maka penumpang tidak boleh melanjutkan perjalanan dan mesti melakukan diagnostic PCR dan isolasi mandiri selama pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan